Jenis order: market, limit, stop
Daftar periksa sebelum menekan tombol order
Sebelum mengirim order, ada enam hal yang perlu diperiksa. Ini bukan daftar keinginan, melainkan urutan yang mencegah kesalahan umum. Periksa satu per satu, jangan lompat. Jika ada yang belum jelas, tunda order.
Pertama, arah posisi: beli atau jual. Kedua, ukuran posisi dalam rupiah, bukan dalam lot. Ketiga, harga masuk yang direncanakan. Keempat, harga keluar untuk rugi. Kelima, harga keluar untuk untung. Keenam, jenis order yang sesuai dengan rencana itu.
Enam hal ini saling mengunci. Ukuran posisi menentukan berapa rupiah yang hilang jika harga bergerak ke arah yang salah. Harga keluar menentukan kapan posisi ditutup. Jenis order menentukan harga mana yang benar-benar didapat. Tanpa keenamnya, order hanyalah tebakan.
Cara order market dieksekusi di pasar yang bergerak
Order market tidak menjanjikan harga tertentu. Ia meminta eksekusi secepatnya pada harga terbaik yang tersedia. Di pasar yang tenang, harga yang didapat sering sama dengan yang terlihat. Di pasar yang bergerak cepat, harga bisa berbeda.
Perbedaan itu bukan kesalahan, melainkan sifat pasar. Saat banyak order datang bersamaan, harga terbaik yang tersedia bisa sudah berubah. Broker juga dapat menambah biaya atau membulatkan harga. Besaran biaya dan pembulatan bervariasi antar broker.
Karena itu, periksa selisih antara harga yang terlihat dan harga eksekusi. Jika selisihnya sering melebihi rencana, order market mungkin bukan pilihan yang tepat untuk gaya Anda. Catat selisih itu, lalu bandingkan dengan jenis order lain.
Perbedaan limit dan stop pada hasil rupiah
Order limit menunggu harga yang lebih baik. Untuk posisi beli, limit dipasang di bawah harga saat ini. Untuk posisi jual, limit dipasang di atas harga saat ini. Jika harga tidak mencapai level itu, order tidak terpicu.
Order stop terpicu saat harga mencapai level yang lebih buruk. Untuk posisi beli, stop dipasang di atas harga saat ini. Untuk posisi jual, stop dipasang di bawah harga saat ini. Setelah terpicu, order stop menjadi order market.
Perbedaan ini terlihat pada uang. Misalnya, XAU/USD di sekitar 2.410,00. Order limit beli di 2.400,00 dan order stop beli di 2.420,00 untuk 50.000 unit. Selisih harga Rp 20,00 per unit. Rp 20,00 dikali 50.000 unit sama dengan Rp 1.000.000. Angka ini menunjukkan bahwa pilihan jenis order mengubah nilai rupiah secara langsung.
Pengaruh jenis order pada biaya dan margin akun
Order market, limit, dan stop tidak hanya berbeda pada harga eksekusi, tetapi juga pada cara broker menahan dana di akun Anda. Saat order dipasang, sebagian broker membekukan margin berdasarkan harga order, bukan harga saat itu. Karena itu, order limit di harga yang lebih rendah dari harga pasar biasanya menahan margin lebih kecil daripada order market. Besarnya perbedaan ini bervariasi antar broker dan tidak bisa dipastikan tanpa melihat spesifikasi kontrak.
Biaya tambahan juga bisa muncul dari selisih harga jual dan harga beli, yang disebut spread. Order market langsung terkena spread yang berlaku pada detik itu. Order limit dan stop tidak selalu bebas dari spread, karena saat terpicu order tersebut berubah menjadi order market. Pada XAU/USD di sekitar 2.410,00, spread dapat berubah cukup lebar ketika pasar ramai atau sepi. Perubahan ini berbeda di setiap broker, jadi angka pasti tidak bisa diberikan di sini.
Ada pula biaya yang disebut komisi, yang dihitung per transaksi atau per volume. Tidak semua broker mengenakan komisi, dan besarannya bervariasi. Jika komisi dikenakan, biaya ini muncul saat order benar-benar tereksekusi, bukan saat order dipasang. Artinya, order limit yang tidak pernah tersentuh harga tidak menghasilkan komisi. Sebaliknya, order market selalu tereksekusi dan biayanya langsung mengurangi saldo.
Margin yang dibekukan akan kembali ke saldo setelah posisi ditutup, tetapi kerugian dari selisih harga dan biaya tidak kembali. Karena itu, periksa dulu tiga hal di platform Anda sebelum memasang order: margin yang diminta, spread saat itu, dan ada atau tidaknya komisi. Catat ketiganya dalam rupiah, bukan dalam poin. Dengan begitu, keputusan memakai market, limit, atau stop menjadi keputusan yang bisa dihitung, bukan sekadar kebiasaan.
Pembayaran ke akun trading umumnya memakai transfer bank atau dompet digital, dan waktu masuknya dana bisa berbeda-beda. Dana yang belum masuk tidak dapat dipakai untuk menahan margin. Karena itu, pastikan saldo sudah tersedia sebelum order dipasang, terutama jika Anda berencana memakai order limit yang menahan dana lebih awal. Periksa juga ketentuan Bappebti mengenai broker yang berizin di Indonesia sebelum memilih tempat menempatkan dana.
Pengaruh jenis order pada slip harga di pasar tipis
Slip harga adalah selisih antara harga yang Anda lihat saat menekan tombol dan harga yang benar-benar tercatat di akun. Order market paling mudah terkena slip karena tidak punya batas harga. Pada XAU/USD di sekitar 2.410,00, selisih beberapa poin per unit sudah cukup mengubah hasil akhir posisi. Besarnya slip tidak tetap dan berbeda-beda antar broker serta antar jam perdagangan.
Pasar tipis berarti jumlah penjual dan pembeli yang aktif sedang sedikit, misalnya saat libur pasar besar atau di luar jam ramai. Di kondisi itu, satu order market berukuran besar bisa menyapu beberapa tingkat harga sekaligus. Order limit tidak terkena slip karena hanya terisi pada harga yang Anda tetapkan atau lebih baik. Namun, order limit bisa tidak terisi sama sekali jika harga tidak pernah menyentuh angka itu.
Order stop berada di tengah: ia baru menjadi order market setelah harga mencapai pemicu. Setelah terpicu, ia mengikuti harga terbaik yang tersedia, sehingga slip tetap mungkin terjadi. Karena itu, pemicu stop sebaiknya tidak diletakkan tepat di angka bulat yang ramai dipakai banyak orang. Periksa spesifikasi kontrak dan kebijakan eksekusi di platform Anda sebelum memakai order stop.
Cara sederhana mengukur dampaknya adalah mencatat harga pemicu, harga eksekusi, dan selisihnya dalam rupiah untuk setiap order. Catatan itu menunjukkan jam dan kondisi pasar mana yang paling merugikan bagi gaya Anda. Angka dari catatan sendiri lebih berguna daripada klaim umum di internet. Jika selisihnya sering besar, kurangi ukuran posisi atau pilih waktu perdagangan yang lebih ramai.
Satu ide, tiga order, selisih Rp 1.000.000
| Langkah | Jumlah | Catatan |
|---|---|---|
| Order market | Rp 2.410,00 per unit XAU/USD | Harga saat ini di pasar, langsung dieksekusi. |
| Order limit | Rp 2.400,00 per unit XAU/USD | Menunggu harga turun ke level yang lebih baik. |
| Order stop | Rp 2.420,00 per unit XAU/USD | Terpicu saat harga naik ke level yang lebih buruk. |
| Selisih limit dan stop | Rp 20,00 per unit | Rp 2.420,00 dikurangi Rp 2.400,00. |
| Selisih dalam rupiah pada 50.000 unit | Rp 1.000.000 | Rp 20,00 dikali 50.000 unit. |
Broker dapat membulatkan harga, menambah biaya, atau memberi kuotasi yang berbeda. Besaran satu pip pada satu lot standar XAU/USD bervariasi antar broker dan ukuran kontrak, jadi selalu periksa spesifikasi kontrak di platform Anda.
Melakukannya sekali, langkah demi langkah
Ikuti langkah berikut untuk membandingkan tiga jenis order pada satu ide yang sama. Lakukan berurutan agar hasilnya bisa dibandingkan.
- 01
Tulis rencana dalam rupiah
Tentukan arah posisi, ukuran dalam rupiah, harga masuk, harga keluar rugi, dan harga keluar untung. Tulis di kertas atau catatan. Jangan mengandalkan ingatan.
- 02
Catat harga saat ini
Lihat harga XAU/USD yang berlaku, misalnya sekitar 2.410,00. Catat angka itu sebagai pembanding. Harga ini bisa berubah setiap saat.
- 03
Hitung nilai per unit
Tentukan nilai rupiah per unit pergerakan harga. Untuk XAU/USD, satu unit adalah satu ons. Nilai ini bervariasi antar broker dan ukuran kontrak. Periksa spesifikasi kontrak di platform Anda.
- 04
Bandingkan limit dan stop
Hitung selisih rupiah jika limit dipasang di 2.400,00 dan stop di 2.420,00 untuk 50.000 unit. Selisih harga Rp 20,00 per unit. Rp 20,00 dikali 50.000 unit sama dengan Rp 1.000.000.
- 05
Periksa biaya dan pembulatan
Cari tahu biaya tambahan dan aturan pembulatan dari broker Anda. Besaran ini bervariasi. Masukkan ke dalam perhitungan.
- 06
Pilih jenis order
Pilih order yang paling sesuai dengan rencana dan hasil perhitungan. Jika ragu, tunda. Tulis alasan pilihan itu.
Kesalahan yang paling sering dilakukan di sini
Banyak pemula memakai order market untuk semua keadaan karena paling cepat. Akibatnya, mereka masuk di harga yang sedang berlaku, bukan di harga yang mereka rencanakan. Padahal order limit dan stop bisa dipasang lebih dulu tanpa harus menunggu di depan layar. Biasakan menuliskan tiga hal sebelum menekan tombol: harga masuk, harga keluar, dan ukuran posisi dalam rupiah.Periksa diri Anda
Jika order limit dipasang di Rp 2.400,00 dan order stop di Rp 2.420,00 untuk 50.000 unit XAU/USD, berapa selisih nilai rupiahnya?
Selisih harga Rp 20,00 per unit. Rp 20,00 dikali 50.000 unit sama dengan Rp 1.000.000.
Mengapa order market bisa menghasilkan harga yang berbeda dari yang terlihat di layar?
Karena order market dieksekusi pada harga terbaik yang tersedia saat itu. Jika harga bergerak cepat, harga eksekusi bisa berbeda dari harga yang terakhir terlihat. Broker juga dapat menambah biaya atau pembulatan.
Pertanyaan yang muncul berikutnya
Apa yang terjadi jika harga tidak pernah menyentuh level limit atau stop yang saya pasang
Order limit tidak terpicu sama sekali jika harga tidak mencapai level yang ditentukan. Order tetap menunggu di platform sampai Anda membatalkannya atau sampai masa berlakunya habis. Karena itu, periksa apakah order Anda punya batas waktu atau berlaku sampai dibatalkan. Jika tidak ada batas waktu, order bisa menggantung berhari-hari tanpa Anda sadari. Batalkan order yang rencananya sudah tidak relevan.
Mengapa order stop bisa terpicu pada harga yang lebih buruk dari level yang saya tulis
Setelah terpicu, order stop berubah menjadi order market. Artinya, eksekusi terjadi pada harga terbaik yang tersedia saat itu, bukan pada level stop itu sendiri. Jika harga bergerak cepat melewati level tersebut, harga eksekusi bisa lebih jauh. Broker juga dapat menambah biaya atau membulatkan harga, dan besarannya bervariasi antar broker. Karena itu, jarak antara level stop dan harga eksekusi perlu diperiksa pada riwayat order Anda.
Bagaimana cara menghitung nilai rupiah dari selisih dua level order
Kurangi satu level dengan level lainnya untuk mendapat selisih harga per unit. Kalikan selisih itu dengan jumlah unit yang ditransaksikan. Misalnya, selisih Rp 20,00 per unit dikali 50.000 unit sama dengan Rp 1.000.000. Angka ini membantu Anda melihat dampak pilihan jenis order dalam rupiah, bukan hanya dalam poin harga. Perhitungan yang sama berlaku untuk memperkirakan selisih antara harga rencana dan harga eksekusi.
Apakah order market selalu lebih mahal daripada order limit
Tidak selalu, karena hasilnya bergantung pada arah pergerakan harga setelah order dikirim. Order market memberi kepastian eksekusi, tetapi tidak memberi kepastian harga. Order limit memberi kepastian harga, tetapi tidak memberi kepastian eksekusi. Yang bisa dibandingkan adalah selisih antara harga rencana dan harga yang benar-benar didapat. Catat selisih itu dari waktu ke waktu untuk melihat pola pada gaya Anda sendiri.
Apa saja yang perlu saya periksa sebelum memilih jenis order
Periksa arah posisi, ukuran posisi dalam rupiah, harga masuk yang direncanakan, harga keluar untuk rugi, dan harga keluar untuk untung. Setelah kelimanya jelas, barulah pilih jenis order yang sesuai dengan rencana tersebut. Jika salah satu belum jelas, tunda order. Urutan ini mencegah order dikirim hanya berdasarkan tebakan.
Bagaimana cara menyetor dana ke akun trading di Indonesia
Setoran umumnya dilakukan melalui transfer bank atau dompet digital. Perusahaan yang melayani nasabah di Indonesia berada di bawah pengawasan Bappebti. Periksa nama penerima dan nomor rekening langsung di platform resmi, bukan dari tautan yang dikirim orang lain. Waktu proses dan biaya setoran bervariasi antar penyedia, jadi baca ketentuannya lebih dulu.
Kata-kata yang dipakai di halaman ini
- order market
- Perintah untuk membuka atau menutup posisi secepatnya pada harga terbaik yang tersedia saat itu. Harganya tidak dijamin, hanya eksekusinya yang diutamakan.
- order limit
- Perintah yang menunggu harga bergerak ke level yang lebih baik sebelum terpicu. Untuk posisi beli, levelnya dipasang di bawah harga saat ini. Jika harga tidak mencapai level itu, order tidak dijalankan.
- order stop
- Perintah yang baru aktif setelah harga mencapai level tertentu, biasanya level yang lebih buruk dari harga saat ini. Setelah terpicu, order ini berjalan sebagai order market.
- ukuran posisi
- Besarnya nilai posisi yang Anda ambil, dinyatakan dalam rupiah atau jumlah unit. Ukuran ini menentukan berapa rupiah yang hilang jika harga bergerak ke arah yang salah.
- eksekusi
- Proses order benar-benar dijalankan di pasar dan menghasilkan harga tertentu. Harga eksekusi bisa berbeda dari harga yang terakhir terlihat di layar.
- Bappebti
- Lembaga di Indonesia yang mengawasi perdagangan berjangka komoditi, termasuk kegiatan perusahaan pialang. Status pengawasan ini berbeda dari jaminan atas hasil trading Anda.
Yang perlu diingat
- Order market mengejar eksekusi, limit menunggu harga yang lebih baik, stop menunggu harga yang lebih buruk.
- Selisih level order langsung berubah menjadi rupiah ketika dikalikan dengan jumlah unit, misalnya Rp 20,00 dikali 50.000 unit sama dengan Rp 1.000.000.
- Periksa arah, ukuran posisi dalam rupiah, harga masuk, dan dua harga keluar sebelum memilih jenis order.
- Harga eksekusi, pembulatan, dan biaya bervariasi antar broker, jadi selalu periksa spesifikasi kontrak di platform Anda.